REFERENSI


By Admin  Article Published 21 August 2013
JAKARTA - Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Anak-Bunda (RSAB) Harapan Kita, Didi Danukusumo, mengatakan, saat ini kondisi bayi masih dalam keadaan kritis belum stabil, karena baru saja dilahirkan ke dunia.

"Saat ini dalam masa kritis, karena bayi kecil dan baru saja dilahirkan. Sekarang sedang ditangani oleh dokter," ujar Didi di RSAB Harapan Kita, Selasa (20/8/2013).

Menurut Didi, usia kandungan ibunda bayi saat melahirkan hanya enam bulan, di luar melahirkan secara normal yakni sembilan bulan.

"Usia kehamilan 24 minggu atau enam bulan. Oleh karena itu, kita akan menangani sebaik-baiknya," lanjutnya.

Oleh karena itu, menurut Didi, para awak media untuk sementara tidak diperbolehkan mengambil gambar bayi kembar lima itu.

"Saat ini tidak boleh dulu, jangan diganggu masih dalam penanganan dokter. Nanti satu atau dua hari lagi baru bisa, dan kita bisa kasih keterangan," tutupnya.

Sebelumnya, Enita (31), melahirkan lima anak sekaligus di Rumah Sakit Anak-Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut Bagus (37), sang ayah, dirinya tidak menyangka memiliki anak kembar sampai lima, dari hasil pernikahannya selama tiga tahun.

Ihwal kelahiran lima putra kembarnya, menurut dia, istrinya memang kerap mengikuti suatu program dengan mengonsumsi vitamin agar janin yang dikandungnya sehat.

Kelahiran lima bayi kembarnya itu dilakukan secara cesar atau operasi oleh para dokter di RS Harapan Kita. Satu wanita dan empat laki-laki, yang saat ini masih di ruangan inkubator dibawa oleh bidan, dengan beratnya sekira 400 gram.


Related Article